Jumat, 12 Desember 2014

SEJARAH MI AL MUHTADIN ARSO VI


YAYASAN AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KABUPATEN KEEROM
MI AL- MUHTADIN ARSO VI

A.Sejarah Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Keerom
Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah berdiri pada 6 September 1914 (15 Syawwal 1332 H). Tanggal itu mengacu pada pendirian Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang pertama, di Jakarta. Pengakuan hukumnya sendiri baru dikeluarkan pemerintah Kolonial Belanda pada 11 Agustus 1915. Tokoh sentral pendirian Al-Irsyad adalah Syeikh Ahmad Surkati, seorang ulama besar Mekkah yang berasal dari Sudan, Al-Irsyad adalah organisasi Islam Nasional.
Perjalanan Al-Irsyad Al-Islamiyyah ke wilayah Jayapura dirintis oleh Bapak Marsidi Indrajaya yang bertempat tinggal di Jayapura Gang mawar Nomor 116 Perumnas 1 dengan seorang rekanya Drs. Mahmud Bin Torano bertempat tinggal di Perumnas I waena nomor 115 Gang mawar yang awalnya kegiatan pendidikan dilaksanakan di masjid Baitul Makmur Perumnas 1 dengan umat Islam di Perumnas tersebut salah satunya bapak Sukarno Mahfud seiring dengan perkembang wilayah, Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah membuka cabang di Kabupaten Jayapura.
B.Sejarah berdirinya TK Al-Irsyad
Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah melebarkan sayapnya di Kabupaten Jayapura di Kecamatan Arso. Mulai tanggal 17 Juli tahun 1992 dengan ditandai berdirinya TK Al-Quran Al-Irsyad yang di prakarsai oleh bapak H.Khairudin beserta bapak Mahmud yang di dukung oleh tokoh-tokoh masyrakat arso VI yang terdiri dari Bapak Mugio santoso, Mustajar, Sarmawi, Murtali, muhammad Yamin, nasaruddin dan bapak Dulhalim, nyonya Nurhayati, ibu Djuariyah. Proses belajar mengajar TK Al-irsyad yang pertama di rumahnya pak mahmud dengan semagat gotong -royong Tk ini didirikan warga Arso VI dengan beratapkan anyaman daun sagu yang di anyam oleh bapak basor. TK Al-irsyad ini pertama kali di pimpin oleh bapak H.khairudin dengan di bantu oleh seorang guru yaitu ibu Djuariyah beliau istri dari bapak khairudin. Perjalanan Tk ini sangat di dukung oleh masyarakat sehingga pada tahun kedua tenaga pendidiknya telah bertambah yaitu ibu umi zajiroh istri dari pak mugio santoso. Dan perkembangan selanjutnya Tk pindah alamat yang berada di jalan tangkupan perahu tepatnya depan SD Arso VI.
C.Sejarah Berdirinya MI Al- Muhtadin
Dalam rangka memaksimalkan pendidikan Agama di tingkat Tk dewan pengurus Yayasan beserta tokoh masyarakat Arso enam mengadakan musyawarah guna mendirikan Madrasah Ibtidaiyah. Rapat tersebut diikuti oleh Bapak ustad Basori A.Ma, ustad Mugio Santoso, Ustad Drs. Abdul Majid, Ustad wage Harapan, ustad sarmawi,S.Pd.I dan Drs. Subagyo, M.MT, berdasarkan hasil rapat tersebut sepakat untuk mendirikan Madrasah Ibtidaiyah mulai tahun ajaran baru tertanggal 17 Juli 1999 yang setingkat dengan pendididkan Sekolah Dasar.
Pembangunan Madrasah Ibtidaiyah yang pertama kali didirikan di atas tanah yang dimiliki oleh Bapak ustad Basori,A.Ma yang berlokasi di Arso VI Jalan Jayawijaya 335 Kecamatan Arso Kabupaten Jayapura dengan tujuan untuk menampung serta mendidik anak-anak yatim dan anak-anak putus sekolah supaya tetap bisa melanjutkan pendidikan formal sehingga nantinya mereka bisa berkembang sejajar seperti layaknya teman-teman yang lain. Kata Al- Muhtadin merupakan nama dari seseorang yang memiliki perhatian yang sangat besar pada awal pendirian madrasah ibtidaiyah ini, beliau berasal dari Jayapura seorang pegawai kehutanan yang rela memberikan sebagian rizkinya untuk membangun Muslolah dilingkungan tanah yang di wakafkan oleh bapak basori untuk beribadah serta ruang kelas untuk belajar. Berdasarkan perhatianya tersebut serta kesepakatan dewan pengurus nama beliau di jadikan sebagai nama dari madrasah ini “MI AL- MUHTADIN”.
Madrasah Ibtidaiyah Al- Muhtadin pertama kali dipimpin oleh ustad Basori dengan anggota diantaranya : Bapak Mugio Santoso, Sarmawi, S.Pd.I, Drs.Abdul Majid, Wage Harapan dan Drs. Subagyo, M.MT. Perjalanan MI Al-Muhtadin tahun demi tahun mulai mendapat kepercayaan dari masyarakat sehingga MI AL- Muhtadin memiliki peningkatan jumlah siswa serta mulai di perhatikan oleh pemerintah kabupaten Jayapura dengan mengluarkan bukti fisik berupa piagam madrasah yang di keluarkan oleh Depertemen Agama Kantor Kabupaten Jayapura dengan nomor : M.Z-1/6/PP.00.4/444/1999 Tertanggal 17 Juli 1999 dengan nomor statistik madrasah (NSM) :112820313007.
Secara terperinci madrasah Ibtidaiyah Al- Muhtadin dipimpin oleh beberapa kepala Madrasah seiring dengan perkembangannya serta tuntutan masyarakat yang mengharapkan putra putrinya untuk belajar agama secara mendalam dibandingkan pendidikan sekolah dasar.
Berikut urutan kepemimpinan di Madrasah Ibtidaiyah Al- Muhtadin sebagai berikut :
1. Periode Pertama tahun 1999 sampai 2001 di pimpin oleh bapak ustad Basori, A.Ma
2. Periode Kedua tahun 2001 sampai 2003 dipimpin oleh bapak Ustad Sarmawi, S.Pd.I
3. periode Ketiga tahun 2003 sampai 2005 di pimpin oleh Bapak Drs. Subagyo, M,MT
4. Periode keempat tahun 2005 sampai 2007 di pimpin oleh Bapak Ustad Muanif, S.Ag
5. Periode kelima tahun 2007 sampai 2012 dipimpin oleh bapak ustad Sarmawi, S.Pd.I
6. Periode keenam tahun 2012 sampai sekarang di pimpin oleh Bapak Turut, S.Pd.


D.Lokasi Pendidikan MI AL- MUHTADIN
Tempat dilaksanakannya penelitian ini berada di jalan Jayawijaya 335 Kampung Yammua, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Keerom merupakan salah satu cabang Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pusat.
E. Visi Dan Misi
Dalam melaksanakan kegiatannya, pondok pesantren Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kabupaten Keerom merumuskan visi dan misi serta program kerja dalam masa kepemimpinannya. Adapun visi, dan misi dan program kerjanya adalah sebagai berikut :
1. Visi
“ MENDIDIK, MEMBINA DAN MENCETAK GENERASI MUDA DENGAN BEKAL IMAN, ILMU PENGETAHUAN,BERPRESTASI, BERTAQWA SERTA BERAKHLAQUL KARIMAH ”

2.Misi
1)MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG SIAP MENTAL DAN SPRITUAL DILANDASI KEILMUAN,KEIMANAN DAN KETAQWAAN
2)MENGAJARKAN BUDI PEKERTI YANG LUHUR BERDASARKAN AL-QUR’AN DAN AL-HADITS
3)MENGAJARKAN KEPADA PESERTA DIDIK UNTUK TEKUN MELAKSANAKAN IBADAH WAJIB MAUPUN SUNAH
4)MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN YANG TERPADU SEHINGGA UNGGUL DALAM PRESTASI AKADEMIK MAUPUN NON AKADEMIK
5)MENYELENGGARAKAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI UNTUK KETERAMPILAN SEBAGAI DASAR DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI
6)MEMBERANTAS BUTA AKSARA QUR’ANI